MALUTSATU,TERNATE-Hampir dua tahun sejumlah korban ledakan speed boat Bela72 hanya menanti janji manis. Padahal sebelumnya, para keluar dan korban dijanjikan langsung oleh Sherly Tjoanda selaku pemilik speed naas itu.
Seni istri salah satu korban tewas dalam insiden almarhum Bripka Hamdani Buamonabot dalam konferensi pers menuding Sherly yang kini duduk di tampuk kepemimpinan Maluku Utara ingkar janji terhadap hak-hak keluarga korban.
Seni mengaku merasa dibohongi atas janji pekerjaan, rumah, hingga modal usaha yang tak kunjung terealisasi usai menyetujui proses RJ.
“Saya tidak mengejar uang. Saya hanya mengejar janji diberikan pekerjaan, modal usaha dan rumah di Sofifi serta anak-anak korban akan diperhatikan sekolah dan masa depannya, Itu saja,”kata Seni.
Pengakuan korban lainya, dalam beberapa kali pertemuan bersama Sherly yang juga selaku salah satu gubernur terkaya di Indonesia itu, sejumlah kesepatakan terutama jaminan kelangsungan hidup keluarga korban.
Mulai dari memberi pekerjaan, modal usaha, bangun rumah hingga biaya pendidikan anak-anak merupakan komitmen Sherly bersama pihak keluarga korban dan korban Bela72.
Sebagaimana pengakuan dua orang penumpang yang menjadi korban laka laut yang menggemparkan jagat nasional. Kedua korban yang meminta namanya tidak dipublish saat dihubungi mengaku, kesulitan bertemu lagi dengan Sherly untuk mempertanyakan kelanjutan kesepakatan mereka.
Bahkan sakah satu korban mengaku harus mengocek kantong pribadinya untuk biaya pengobatan di Rumah Sakit. “Biaya rumah sakitnya, itu biaya sendiri. Sherly tidak menanggungnya. Padahal saya hadir dan ditugaskan oleh partai untuk mengkampanyekan Bapak BL sebagai Calon Gubernur,”kata dia.
“Harusnya, Ibu Sherly itu harus empaty sadiki kah. Ini torang hanya dapa janji-janji terus. Katanya mau kasih pekerjaan, sampe skarang moco. Dia berbohong,” kesal korban yang bagian tubuhnya cidera dan mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Luwuk dan kemudian dirujuk ke Jakarta.
Sherly Tjoanda belum merespon ketika diminta konfirmasi soal keluhan dan tuntutan korban dan keluarga korban ledakan speed boat Bela72 melalui Whats App nya. (red)








Komentar