oleh

Tenaga Medis PKM Gotowasi Aksi Mogok di Posko Syanamli

MABA,MSC-Petugas medis Puskesmas Gototowasi, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Jumat (26/6/2020) melakukan aksi mogok di posko Syanamil. Aksi tersebut dilakukan setelah tidak ada tanggapan oleh Pemda Haltim terkait permintaan keselamatan saat mereka bertugas.

Petugas medis yang melakukan aksi adalah mereka yang setiap hari bertugas melakukan screening dalam penanganan Covid-19 di posko pintu masuk keluar Syanamli Maba Selatan.

Tuntutan mereka dalam pernyataan yang diterima malutsatu.com diantaranya, tidak terpenuhinya ketersediaan suplemen dan kecukupan gizi yang mendorong stamina tim medis selama bertugas di Posko Syanamli.

Selain itu tidak tersedianya fasilitas istrahat bagi tim medis selama beraktifitas di Posko Syanamli, tidak ada ketersediaan tempat karantina dan isolasi mandiri bagi tim medis dan masyarakat yang  yang dilakukan Rapid Test.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gotowasi, Ahmad Abdul Kader saat dikonfirmasi  menepis apa yang dilakukan oleh bawahanya terkait dengan mogok kerja. “Bukan mogok, hanya kami saat ini menuju akreditasi sehingga saat ini masih disibukkan dengan persiapan akreditasi,” tepis Ahmad.

Untuk itu katanya, dalam rangka persiapan untuk akreditasi makanya diminta untuk sehari full tidak melakukan aktivitas di posko Syanamli.   

Soal jadwal bertugas di posko antara PKM Bicoli dan PKM Gotowasi dimana setiap hari secara bergiliran dengan jumlah tenaga medis sebanyak 4 orang. Akan tetapi setelah di bulan Juni tim dinas datangi Posko syanamli dan melakukan perubahan jadwal yaitu 15 hari atau 10 dan 7 hari.

“Misalkan  torang 2 puskesmas ambil 7 hari dengan tenaga medis 4 orang selama 7 hari berturut-turut dan bolak balik torang tara mampu, apalagi yang 15 hari,” katanya.(can).

Bagikan

Komentar