MALUTSATU,SANANA-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sula (Kapsul), Muhlis Soamole pantua lansung hari terakhir monitoring sekolah bersih di beberapa sekolah yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kepulauan Sula.
Giat tersebut dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang ke 66 tepat pada 2 Mei 2025 mendatangkan.
Program tahunan Dinas Pendidikan Sula ini, melibatkan dua Dinas di lingkup Pemda Sula sebagai mitra yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Sula.
Mereka dibagi dua kelompok yakni di Pulau Sulabesi dan Pulau Mangoli. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari. Dimulai sejak Jumat Sabtu pekan lalu dan dilanjutkan pada Senin dan Selasa hari ini.
Ditemui di SD Negeri Pastina Kecamatan Sanana, Sekda Kepulauan Sula, Muhlis Soamole menyempaikan, kegiatan tersebut tidak sekedar serimoni menyongsong Hardiknas. Lebih dari itu, sasaran giat sekolah bersih ini untuk menumbuhkembangkan krakter bersih pada siswa.
“Jadi kegiatan ini bukan sekedar menilai kegaitan di sekolah. Tapi juga kita tanamkan krakter menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Sebab, jika lingkungan sekolah jorok, sangat mengganggu proses belajar mengajar, “katanya usai pemantauan di SD Negeri Pastina, Selasa (29/04/25).
Orang nomor tiga di lingkungan Pemda Sula ini menyatakan, sesusai dengan laporan tim penilai sekolah bersih, ada peningkatan kesadaran siswa-siswi terkait kebersihan di sekolah dalam monitoring kali ini.
“Dan Alhamdulillah, sesuai laporan saya dapatkan, ada peningkatan krakter siswa dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Artinya, program ini efektif, ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Sula, Marini Nurali berujar jika kegaitan tersebut sudah digalakkan sejak kepemimpinan FAM-SAH.
“Jadi kegiatan ini bukan pertama dilakukan. Diawal pemerintahan FAM-SAH sudah dilaksanakan Dinas Pendidikan, ” tuturnya.
Marini mengaku jika kegiatan tersebut juga dianggap efektif. Sebab, ada perubahan sikap dan krakter pada siswa.
“Ada perubahan dalam krakter siswa. Berbeda yang sebelumnya. Kali ini tampak lingkungan sekolah terjaga kebersihan. Artinya ada kesadaran kesehatan lingkungan pada siswa, ” paparnya.
Dijelaskan, sasaran tim penilai sekolah bersih hanya untuk SD dan SMP. Dan dua tim penilai sekolah bersih di Pulau Subasi dan Mangoli dikerahkan ke 154 Sekolah SMP dan SD di Sula.
“Jumlah sekolah untuk SD yang 101 sedangkan SMP berjumlah 53. Jadi kegiatan ini sudah berlangsung 4 hari dan hari ini terakhir, ” jabarnya.
Sekedar diketahui, selain Penialain Sekolah bersih kegiatan lain yang akan diturut meramaikan Hardiknas kali ini adalah cerdas cermat, lomba melukis tingkat TK-PAUD dan lomba karnaval antar sekolah pada hari puncak. (gun).








Komentar