MALUTSATU,TERNATE-Kelompok Supporter Malut United menyuarakan protes terkait dinamika tiket gratis yang terjadi di setiap laga Home Malut United. Kelompok suporter sepakat akan terus menyuarakan hal tersebut.
Pertemuan yang diinisiasi oleh kelompok-kelompok Suporter Malut United tersebut menghadirkan Perwakilan-perwakilan dari masing-masing kelompok, diantaranya perwakilan dari The Salawaku, Superman, Bongkar, Ultras, dan Kans.
Pada pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut menghasilkan kesepakatan diantaranya, mendesak menagment dalam hal ini Owner untuk tidak lagi berlakukan tiket Gratis untuk orang Dewasa apalagi Pejabat.
Para kelompok Supporter menilai, bahwa tiket gratis untuk pejabat adalah bentuk diskriminasi, karena para suporter membeli tiket tetapi ada sebagian orang yang masuk menggunakan tiket gratis.
“Para pejabat itu seharusnya malu, sebab para supporter yang latar belakang ekonominya menengah kebawah saja mampu beli tiket, kok para pejabat itu hanya mau gratis, aneh.” Kata Nyong Barakati Sekjend The Salawaku dalam rillis yang diterima Kamis, (27/11/2025) malam.
Selain itu Paman yang tidak lain perwakilan dari Superman juga mengatakan, Superman menolak yang namanya Tiket Gratis untuk orang dewasa apalagi Pejabat. Menurutnya, budaya tiket gratisan yang masih melekat harus dihilangkan jika ingin mendukung Malut United.
“Menurut saya kalau kita cinta Malut United budayakan beli tiket, jangan berharap tiket gratis apalagi pejabat. Malu dong,”ungkapnya.
Paman mengakui, mereka tak hanya membeli tiket, tetapi juga memberi dukungan non stop selama pertandingan berlangsung. “Kok dorang yang so tra manyanyi, baru dapat tiket gratis, so bagitu ada yang pejabat lagi.
Selain itu, kesepakatan dalam pertemuan tersebut salah satu poin juga minta harga tiket disesuaikan dengan kondisi masyarakat atau harga tiket diturunkan.
Menanggapi dinamika tersebut, para kelompok supporter itu berniat menduduki Tribun VIP, apabila hal tersebut masih berlaku pada Match Home Malut United yang akan datang. (red)







Komentar