oleh

Bupati Fifian Akui Covid-19 Berdampak Terhadap Ekonomi Kepulauan Sula

SANANA-Gambaran makro ekonomi daerah dimana ekonomi daerah Kabupaten Kepulauan Sula di proyeksikan pada tahun 2022 dapat bertumbuh sebesar 1 sampai 2 persen. Sebelumnya pada tahun 2020 hingga 2021 dan tahun 2019 pertumbuhan sebesar 0,41 persen dan 6,27 persen.

“Angka pertumbuhan ini menggambarkan bahwa masih besarnya dampak pandemic Covid-19 terhdap pertumbuhan ekonomi di Daerah,”kata Bupati Kabupaten Sula Fifian Ade Ningsi Mus pada pidato penyampaian Rancangan KUA PPAS ABPD tahun 2022 Rabu Kemarin di Kantor DPRD.

Bupati juga menjelaskan, ada tiga sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut lapangan usaha yang timbul dari seluruh sektor perekonomian.

Dimana pada tahun 2020 masih tetap didominasi oleh tiga sektor yakni, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Kemudian sektor administrasi pemerintah, pertahanan dan jaminan sosial wajib serta sektor pedagang besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor.

“Dengan adanya pola stimulus fiskal, sebagai¬† instrumen pemulihan ekonomi diharapkan perekonomian masyarakat tetap terjaga dan tetap tumbuh di tahun 2022 dan semoga lebih baik lagi,”jelasnya.

Lanjut Bupati PDRB perkapita Kabupaten Sula dari tahun 2016 hingga 2020, menunjukan angka kenaikan yang signifikan berdasarkan kegiatan ekonomi masyarakat. “Pada tahun 2016 PDRB perkapita tercatat 20,05 juta rupiah. Secara nominal angka tersebut mengalami kenaikan hingga mencapai 24,17 juta rupiah di tahun 2020,”tutupnya. (mit)

Bagikan

Komentar