oleh

Pekerjaan Proyek Ruas Jalan Waitina Kou Belum Terlihat

SANANA-Proses pekerjaan proyek HRS Base peningkatan ruas jalan Desa Waitina dan Kou Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula, hingga kini belum ada prose pekerjaan di lapangan.

Hal ini juga terlihat belum ada alat berat berupa Eksa, Tamdem Veniser, AMP, LPA, dan Aspal Drummer di lokasi pekerjaan proyek yang dibanrol Rp11 miliar lebih bersumber APBD tahun 2022, dengan kontraktor pemenang CV Nusantara Mandiri.

Kuat dugaan belum eksennya proses pekerjaan di lapangan pasca ditetapkan pemenang tender, karena dukungan alat berat sampai saat ini belum tuntas. Hanya saja hal tersebut dibantah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Sula Jainudin Umaternate.

“Mungkin mereka punya dukungan alat ada. Kemarin itu mereka ada tinjau lokasi, tapi itu semua urusan kontraktor,”kata Jainudin Saat dikonfirmasi Kamis (16/6/2022) melalui telepon.

Kendati begitu, Jainudin belum dapat memastikan dukungan alat tersebut ada. Sebab itu, merupakan tanggung jawab kontraktor pemenang tender sebagai pelaksana pekerjaan proyek APBD Kepsul tersebut.

Terkait dengan batas waktu pekerjaan yang diberikan, Jainudin bilang jika target waktu pelaksana ataupun progresnya tidak jalan kontraktor akan dipanggil. “Waktu pekerjaan ini sampai Desember. Jika waktunya tidak memenuhi target kita akan menyurati dulu. Langkah-langkah apa yang kita ambil baik itu teguran,”tandasnya.

Sementara informasi yang dihimpun media ini, terkait dengan alat berat maupun AMP dan lainnya. Untuk peningkatan ruas jalan Waitina, Kou aAda yang berkoordinasi dengan pemilik alat berat dan AMP yang berlokasi di Desa Naflou. Tetapi hasil koordinasi ini, belum final. (mit)

Bagikan

Komentar