oleh

Pangdam Pattimura Kunjungi Tambang Harita Nickel

TERNATE-Panglima Kodam (Pangdam) XVI/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Ruruh A. Setyawibawa menyempatkan diri berkunjung ke Area operasional Harita Nickel di Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Kunjungan selama dua hari pada Rabu hingga Kamis (19-20/10/2022) itu, selain melakukan kunjungan kerja ke kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas), Pangdam juga berkesempatan melakukan penanaman pohon di sekitar Living Quarter (LQ) lingkungan mess karyawan Harita Nickel.

Pangdam Ruruh A. Setyawibawa menyatakan, area operasional Harita Nickel di Pulau Obi merupakan kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga tidak ada tawaran lain bahwa jajarannya harus siap membantu dan menjaga demi kelancaran operasionalnya.

“Ini harus kita sukseskan karena ini adalah bagian yang menopang sumber APBN kita. Intinya TNI siap membantu mendukung kelancaran, proses operasional Harita Nickel,”kata Pangdam.

Sebelum melakukan ramah-tamah dengan jajaran manajemen Harita Nickel, Pangdam Pattimura sempat memberikan arahan kepada ratusan prajurit TNI AD yang bertugas di area operasional Harita Nickel.

Pangdam menegaskan, tentara dan karyawan Harita Nickel memiliki tujuan yang sama dalam mengabdi kepada negara. “Harita mengabdi di bidang ekonomi. Jalurnya jalur ekonomi menghasilkan bidang ekonomi, tapi tujuannya sama hanya caranya berbeda,” kata Pangdam.

Seperti diketahui, pengamanan internal yang dilakukan Harita Nickel mengacu kepada sistem manajemen pengamanan berdasarkan peraturan yang berlaku untuk Obvitnas. Intinya kata Pangdam, TNI siap membantu mendukung kelancaran, proses operasional Harita Nickel.

‘‘TNI AD membantu dengan menempatkan sejumlah personil. Tentunya kami berharap mudah-mudahan kita bisa berjalan seiringan satu tujuan yang sama untuk meningkatkan ekonomi kesejahteraan masyarakat,” kata Pangdam.

Sementara itu Primus Priyanto, Wakil Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Trimegah Bangun Persada (PT TBP) mewakili Manajemen Harita Nickel menyatakan, sebagai perusahaan tambang dan pengolahan nikel, ekspansi bisnis Harita Nickel melalui proyek-proyek strategis.

“Dimulai dari kegiatan penambangan oleh PT TBP dan PT GPS, lalu memulai hilirisasi atau pengolahan nikel dari PT MSP, pabrik pertama, lalu selanjutnya PT HPL pabrik kedua kami dan PT HJF pabrik ketiga dan tentu saja masih ada proyek-proyek lainnya yang merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan visi juga membantu pemerintah dalam mempercepat program kendaraan listrik,“ terang Primus.

Menurut Primus, kunjungan Pangdam ini merupakan momen langka dan ini merupakan wujud dari dukungan kepada Harita Nickel untuk mewujudkan visi misi perusahaan. “Harapannya ke depan kami tetap mendapat dukungan seperti ini agar proyek-proyek strategis tadi tetap berjalan lancar dan bisa sesuai dengan rencana pemerintah dan juga dari manajemen,“ kata Primus. (red)

Bagikan

Komentar