MALUTSATU,SANANA-Penderita katarak mengapresiasi program layanan operasi katarak gratis yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula. Karena program tersebut mampu kembalikan senyum 100 orang penderita katarak di Sula.
Mereka menjalani operasi katarak mulai jam 8 pagi di ruang bedah RSUD Sanana. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessy, Sabtu (27/09/25).
Armin Masuku, salah seorang penderita katarak asal desa Kabau Pantai mengaku, dengan program ini sangat membantu dirinya dalam ekonomi.
“Masyarakat sangat bersyukur karena selama ini Mereka ingin operasi namun harus ke Ternate atau Ambon. Dan itu membutuhkan biaya. Nah, dengan adanya program Dinas Kesehatan Sula ini, kami merasa sangat terbantu. Untuk itu kami sampai terimakasih kepada Pemerintah Daerah, terutama Bupati, Dinas Kesalahan dan pihak Puskesmas Kabau yang senergis dalam pelanayan kesahatan,”ucap Armin.
Dari 100 penderita katarak yang jalani operasi itu merupakan warga yang tersebar di 13 wilayah Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Sula
Di lain tempat, Wakil Bupati menyatakan, operasi katarak secara gratis merupakan program Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Sanana.
“Kami akan support terus Dinas Kesehatan dan RSUD untuk kegiatan ini akan dilakukan secara berkala,” kata M. Saleh.
Saleh bilang, layanan operasi katarak secara gratis ini adalah langkah Pemda Sula membantu beban secara ekonomis bagi penderita katarak di Sula.
“Jangan lagi saudara-saudara kita yang menderita katarak itu harus berangkat lagi ke Ambon atau Ternate, terkecuali memang harus dirujuk karna sakitnya sudah berat dan penanganannya harus di luar daerah Sula,” ujar M. Saleh.
Saleh menambahkan, penderita katarak di Kabupaten Kepulauan Sula cukup tinggi. Olehnya itu, Pemda berinisiatif melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Sanana membuka layanan tersebut.
Untuk itu, M. Saleh berharap, dengan adanya layanan kesehatan gratis seperti ini bisa membantu mengurangi beban masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sula.
“Sula ini banyak sekali masyarakat penderita katarak. Muda-mudahan setelah operasi mereka bisa melihat kembali dengan normal,” pungkasnya. (gun).








Komentar