MALUTSATU,TERNATE-Pemerintah Kota Ternate akan menata Kawasan sekitar Training Camp Malut United, sehingga menjadi kawasan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.
“Apa yang kami lakukan hari ini untuk membantu menata lanskap atau taman di training camp adalah hal yang wajib dilakukan Pemkot. Ini bentuk dukungan agar lokasi latihan tersebut tampil lebih estetik,” kata Sekretaris Kota Ternate, Rizal Marsaoly.
Menurut Rizal Marsaoly, Pemerintah Kota Ternate berkomitmen penuh mendukung Malut United sebagai tim kebanggaan masyarakat Maluku Utara. Menurutnya, kontribusi owner Malut United, David Glenn, beserta manajemen dalam pembinaan sepak bola telah memberikan dampak positif yang nyata bagi daerah.
“Antara Pemerintah Kota Ternate dan manajemen Malut United memiliki komitmen yang kuat, ini dibuktikan dengan penandatanganan MoU. Sehingga apa yang saya lakukan pada hari ini untuk membantu menata landscap atau taman di Traning Camp Malut United,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rizal memproyeksikan training camp tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat latihan atlet, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata minat khusus atau sport tourism.
Rizal juga menilai, apa yang dilakukan oleh owner Malut United dan nanajemen, terutama terkait pembinaan sepak bola di Maluku Utara sangat jelas dan memberi kontribusi yang sangat positif bagi daerah, baik Maluku Utara pada umumnya dan Kota Ternate khususnya.
Sebagai langkah dukungan jangka panjang, Pemkot Ternate berencana menata akses jalan masuk menuju kawasan training camp. Rencana tersebut meliputi penambahan fasilitas penerangan jalan umum serta penyediaan pusat UMKM guna menghidupkan ekonomi lokal sekaligus mencegah warga membuang sampah sembarangan di area tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera (PT MMS), Dirk Soplanit atas nama manajemen Malut United memberikan apresiasi terhadap Rizal Marsaoly yang ikut berkontribusi dalam pembangunan Training Camp yang berlokasi di Kecamatan Kota Ternate Utara.
“Mewakili manajemen Malut United, Saya mengucapkan terima kasih kepada pak Sekda Rizal Marsaoly, atas bantuan berupa tanaman pohon hias di area camp. Bantuan ini mempercantik camp,” ujarnya.
Dirk Soplanit juga menyampaikan, ke depan, pembangunan akan terus dilanjutkan. Manajemen memastikan berbagai fasilitas tambahan akan dihadirkan guna menciptakan lingkungan latihan yang semakin ideal dan profesional.
Tak berhenti di situ, Malut United berencana mengembangkan potensi pemain muda dengan berkolaborasi bersama klub Eropa, membuka peluang pembinaan usia dini mulai dari 7 hingga 9 tahun. Dengan semua langkah ini, harapan sepak bola Maluku Utara untuk bersinar semakin terbuka lebar.
Untuk itu, lanjut Dirk Soplanit, kerja sama dengan Benfica menjadi langkah strategis untuk menghadirkan standar pelatihan sepak bola kelas dunia di Maluku Utara.
Berdasarkan penilaian CIES Football Observatory, Benfica pernah menempati peringkat pertama sebagai akademi unggulan dunia periode 2025–2026, mengungguli sejumlah klub besar lainnya seperti FC Barcelona, River Plate, Ajax Amsterdam, Sporting CP, Boca Juniors, dan Chelsea FC. (red)







Komentar