oleh

Mantan Bendahara Desa Waipa Ditetapkan Tersangka Dana Desa

SANANA-Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sula (Kepsul) akhirnya menetapkan mantan bendahara Desa Waipa berinsial KA sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalagunaan Dana Desa (DD) Waipa tahun 2018.

KBO Reskrim Polres Kepulauan Sula, Aipda La Jaya Muhiddin mengatakan, KA ditetapkan tersangka setelah penyidik menyatakan bukti-bukti yang cukup dlma pengustuan kasus dugaan penyalaguaan DD Wipa tahun 2018.

“Setelah kita gelar perkara dan berdasarkan alat bukti kita bersepakat menetapkan tersangka yakni KA mantan bendahara. Gelar perkara, Kamis, (18/11/2021) kemarin, itu baru satu tersangka,” kata Aipda La Jaya Muhidin pada Senin (29/11/2021).

Setelah itu, La Jaya juga mengungkapkan bahwa penyidik akan segera melakukan pencarian tersangka untuk dilakukan penangkapan. Kerena tersangka saat ini diketahui berada diluar daerah.

“Jadi setelah penetapan tersangka, kewajiban penyidik tetap akan melakukan pencarian untuk dilakukan penangkapan terhadap tersangka,”ungkapnya.

Dia juga mengatakan penyidik akan terus melakukan pengembangan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Karena tidak menutup kemungkinan ada tambahan tersangka lainnya.

“Sementara baru satu orang yang ditetapkan tersangka, tapi penyidik akan selalu kembangkan setelah tersangka ditangkap, karena tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan,”ujarnya.

Diketahui, anggaran DD senilai lebih dari Rp 400 juta yang bersumber dari DD tahap dua 2018 diduga disalahgunakan. Alokasinya, untuk pelaksanaan proyek pembangunan gedung serbaguna, 2 unit MCK dan 1 unit sumur. (mit)

Bagikan

Komentar