oleh

Pembelian 2 Unit Mesin Untuk Pulau Mangoli Tak Masuk APBD

SANANA-Pembelian 2 unit mesin lampu yang akan diperuntukan bagi warga di 4 kecamatan di Pulau Mangoli, dikuatirkan tak akan terealisasi. Sebab anggaran yang telah disepakati bersama yang akan diplot dari Dana Intensif Daerah (DID) sebesar Rp1,2 miliar tak masuk dalam APBD 2022.

Anggota Komisi III DPRD Sula, Kadir Sapsuha mengaku kesal atas pergeseran Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2021, untuk pengadaan dua unit mesin PLN di Pulau Mangoli senilai 1,2 Miliar di Dinas PUPR Kabupaten Sula.

Kadir Sapsuha mengatakan DID sebesar Rp1,2 miliar untuk pengadaan dua unit mesin PLN yang melekat pada dinas PUPR tidak lagi termuat dalam APBD 2022 yang telah disahkan. Sementara kata dia, informasi Kadis PUPR menyampaikan digeser tahun 2022. Tentu tidak sesuai karena ABPD tahun 2022 telah disahkan.

“Pengadaan mesin PLN yang bersumber dari DID tahun 2021 dikatakan bahwa nanti di upayakan untuk ditayangkan kembali. Itu tidak mungkin, karena batang tubuh ABPD tahun 2022 kita suda sahkan,”kata Kadir Senin kemarin.

Menurutnya, pengadaan dua unit mesin di Pulau Mangoli adalah persetujuan bersama Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD. Dan bahkan melalui rapat bersama Ketua Tim Anggran Indonesia Timur di Kementrian Dalam Negeri dan disetujui bahwa anggran 1,2 miliar tersebut untuk pengadaan dua unit mesin PLN di pulau Mangoli.

“Kami merasa sesal DPRD atas kerja pemerintah daerah seperti ini. Sebab terkait dengan DID untuk dua unit mesin adalah kebutuhan 4 kecamatan di Pulau Mangoli. Tujuannya kalau boleh masyarakat Kabupaten Sula khusus di pulau Mangoli bisa menikmati listrik siang malam atau secara merata,”tutup Kadir. (mit)

Bagikan

Komentar